Siapa yang Paling Dirugikan dalam Pandemi COVID-19?

Siapa yang Paling Dirugikan Pada Saat Pandemi COVID-19?

Seorang karyawan bercerita kepada kolega bisnis dengan menggunakan aplikasi zoom

A: Halo bro, apa kabar nih, udah berapa hari work from home?
B: Udah 3 minggu bro, kepala pusing nih bingung mau kerjain apa
A: Kerjaan gimana bro, bukannya kerjaan bisa di bawa dari kantor?
B: Iya sih tapi udah dikerjain dan sekarang lagi bingung bakal terancam PHK

Apakah anda pernah mendengar cerita seperti ini? Bagaimana dengan cerita dari sisi pengusaha?

C: Halo bro, apa kabar nih, udah berapa hari work from home?
D: Udah 3 minggu bro, kepala pusing nih bingung gak ada pemasukan
C: Wah, gimana dengan karyawan lu? Mereka bukannya masih perlu dibayar?
D: Iya bro, bener banget. Tapi lagi gak ada pemasukan gini terpaksa harus PHK
C: Gimana kalo bikin peluang usaha baru, bro? Kasihan karyawan lu kalau di PHK
D: Maunya juga begitu, tapi kalau bikin peluang baru masih ragu karena kemampuan karyawan sepertinya berbeda dengan peluang baru kedepan

Sepertinya dalam kondisi pandemi ini, baik pengusaha atau karyawan sekarang sama-sama merasa tidak tenang. Tapi apakah anda telah berpikir bagaimana cara pengusaha memutar otaknya dengan tidak adanya pendapatan? 

Di lain pihak, karyawan tentu merasa was-was dan tidak termotivasi dengan penjualan yang menurun ini. Karyawan yang bekerja dari rumah tentu mempunyai banyak hambatan baru karena tidak terbiasa dengan pola baru. Godaan tidur siang, suasana yang tidak nyaman dan gangguan dari anak adalah sebagian kecil dari hambatan-hambatan ini.

Hal seperti ini yang membuat mentalitas pengusaha dan karyawan terus diuji. 

Namun ada benang merah yang bisa dilakukan bersama dikala masa sulit, yaitu melakukan UPSKILL / RESKILL kemampuan anda.

Kapan lagi saatnya anda terpaksa harus belajar untuk meningkatkan kemampuan anda. Jika tidak ada pandemi, belajar adalah pekerjaan yang selalu tertunda. Saat ini adalah saat yang tepat bagi pengusaha untuk belajar mencari peluang baru.

Demikian juga karyawan perusahaan yang masih digaji sama tapi bekerja dari rumah. Jika ada waktu luang, UPSKILL kemampuan anda karena ketika bisnis berubah maka anda orang pertama yang harus mensupport bisnis tersebut.

Tidak heran mengapa pada saat krisis terjadi, pemerintah diseluruh dunia menggerakan pendidikan sebagai solusi untuk tetap produktif. Itulah kenapa Indonesia mengeluarkan Kartu Pra Kerja.

Jadi, siapa yang paling dirugikan? Jawabannya simple, orang malas yang tidak mau berusaha menjadi lebih baik tapi berharap semuanya baik-baik saja setelah pandemi ini selesai.

Keynote dari artikel ini adalah Start Learning Something, Now!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *