Mengenal Mobile-Based Microlearning

Mengenal Mobile-Based Microlearning

Apa itu Mobile-Based Microlearning? Sebelum mencari tahu lebih jauh, perlu diketahui apa itu Microlearning sendiri. Microlearning adalah sebuah metode belajar yang menyajikan materi sedikit demi sedikit agar dapat dipelajari dalam waktu yang singkat. Tidak ada durasi pasti untuk metode ini, namun rata-rata menghabiskan 3 hingga 10 menit untuk satu Microlearning. Karena durasinya yang singkat, materi Microlearning berisikan topik pembahasan yang spesifik sehingga dapat dipelajari kapan saja saat dibutuhkan.

Menghadapi Forgetting Curve dan Modern Learner

Metode ini juga efektif untuk mempelajari satu materi besar. Menurut Ebbinghaus Forgetting Curve, manusia akan melupakan hal yang dipelajarinya dalam hitungan hari atau minggu, jika tidak diulas terus menerus. Oleh karena itu, mempelajari materi besar sekaligus menjadi tidak efektif. Metode Microlearning sangat cocok untuk mengatasi hal ini. Dengan mempelajari materi sedikit demi sedikit namun secara terus menerus akan membuat materi lebih lama diingat.

Gambar 1. Forgetting Curve
Gambar 2. Combating Forgetting Curve

Metode ini sangat cocok diterapkan di era ini, dimana semua bergerak serba cepat, termasuk pada metode pembelajaran. Menurut Josh Bersin, generasi di era ini dapat disebut dengan Modern Learner, yaitu generasi yang ingin terus belajar hal baru dalam waktu singkat dengan bantuan gadget. Bahkan, menurut Fosway, Modern Learner mengutamakan kesempatan mempelajari hal baru sebagai daya tarik utama untuk bekerja di suatu perusahaan. Hal ini tentunya sangat bermanfaat untuk perusahaan, karyawan akan memiliki berbagai kemampuan untuk menunjang karirnya serta memiliki kinerja yang bagus. Kedepannya, para karyawan akan didominasi oleh Modern Learner ini, ada baiknya jika perusahaan sudah mempersiapkan kebutuhan belajar mereka dengan metode Microlearning.

Keuntungan Microlearning

Tidak hanya memfasilitasi kebutuhan Modern Learner, metode Microlearning sendiri memiliki berbagai manfaat.

Penyajian Materi yang Lebih Singkat

Materi dapat disajikan dengan singkat karena ukurannya yang kecil. Tidak dibutuhkan waktu yang lama untuk membuka suatu topik dan dapat disebarkan ke banyak karyawan dengan cepat. Selain itu Microlearning sangat mudah direvisi jika terdapat perubahan pada materi, misalnya perubahan karena regulasi pemerintah. Cukup dengan merevisi bagian Microlearning yang diinginkan, materi Microlearning sudah menjadi yang terbaru. Tidak perlu lagi membuka keseluruhan materi dalam satu file besar dan mencari bagian yang perlu direvisi.

Harga Lebih Terjangkau

Microlearning dapat dibuat dengan Sistem E-Learning. Hanya diperlukan biaya pemasangan awal sesuai kebutuhan dan biaya pemantauan. Biaya tersebut tentunya lebih terjangkau dibandingkan dengan metode training karyawan konvensional yang membutuhkan kisaran biaya yang sama untuk setiap sesi training. Terlebih lagi, training konvensional biasanya memerlukan biaya akomodasi untuk peserta training, khususnya peserta yang datang dari luar kota. Dengan adanya sistem e-learning, biaya tersebut tidak diperlukan karena semua materi dapat diakses secara online.

Fleksibel

Microlearning sangat fleksibel untuk diaplikasikan. Mulai dari materi yang mudah seperti orientasi karyawan baru hingga materi yang lebih kompleks. Selain itu karyawan dapat menentukan sendiri waktu yang tepat untuk membuka materi. Karena durasinya yang singkat, karyawan dapat dengan mudah membaca materi training di sela-sela kesibukannya.

Lebih Menarik

Peserta training karyawan lebih tertarik dengan metode Microlearning. Menurut mereka, metode ini memberikan pengalaman seperti membuka media sosial dibandingkan dengan pengalaman belajar selama berjam-jam.

Tahap Lanjutan: Mobile-Based Microlearning

Setelah mengetahui apa itu Microlearning, kini saatnya membahas Mobile-Based Microlearning. Seperti namanya, Microlearning ini disajikan melalui handphone, atau lebih tepatnya melalui aplikasi smartphone. Aplikasi smartphone ini sudah terintegrasi dengan sistem e-learning, sehingga semua kemajuan training dari setiap karyawan dapat dipantau secara langsung.

Dengan begitu, fleksibilitas penggunaan Microlearning meningkat, karena tidak perlu repot-repot menyalakan laptop dan membuka browser. Cukup dengan aplikasi smartphone materi dapat dibuka dimanapun. Selain itu, beberapa sistem e-learning saat ini dapat menjalankan Microlearning dalam mode offline melalui aplikasi smartphone.

Sunedu.id menyediakan layanan transformasi materi training anda menjadi Microlearning serta mengintegrasikannya ke sistem e-learning dengan branding perusahaan. Tentunya manfaat yang sudah disebutkan diatas akan anda dapatkan melalui layanan Sunedu.id.

Sumber:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *